KOLABORASI KEBAIKAN UNTUK EKONOMI UMAT

29 September 2026

Alhamdulillah, langkah baik untuk pemberdayaan UMKM kembali terwujud! Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau dan DSNI Amanah resmi melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU)

 

Program Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Inklusif (EKI) Berbasis Kelompok Subsisten. Program ini fokus untuk memberikan pembinaan dan pendampingan dalam rangka pengembangan lanjutan kepada kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) JQS Kota Batam agara usahanya naik kelas, berdaya bersaing dan mandiri secara ekonomi

Melalui program ini, kelompok Ibu-ibu JQS akan mendapatkan pendampingan intensif mulai dari korporatisasi, peningkatan kapasitas produksi, literasi keuangan, hingga perluasan akses pembiayaan dan pemasaran digital.

Kepala Tim Implementasi KEKDA Bapak Adik Afrinaldi, menyampaikan:

“Kami di Bank Indonesia percaya, ekonomi inklusif harus menyentuh kelompok paling bawah, yaitu kelompok subsisten. Kolaborasi dengan DSNI Amanah adalah ikhtiar kami untuk memastikan Ibu-ibu pengolah ikan di Batam tidak hanya bisa memproduksi, tapi juga mampu mengelola keuangan, mengakses pembiayaan, dan masuk ke ekosistem digital. Ini sejalan dengan semangat BI untuk mendorong UMKM sebagai penopang ekonomi Kepri.”

Menanggapi kolaborasi tersebut, Direktur Dsni Amanah Batam, Bapak Siswanto menyampaikan:

“Terima kasih kepada Bank Indonesia Kepri atas kepercayaan dan kolaborasinya. Bagi DSNI Amanah, ini bukan sekadar program ekonomi, tapi program pemberdayaan umat. Kelompok UMKM yang terdiri dari para ibu-ibu kelompok JQS ini yang akan kita bina dan dampingi. Dengan dukungan dari Bank Indonesia, InsyaAllah mereka akan bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki. Dari olahan ikan, kita hadirkan keberkahan dan kemandirian masyarakat yang mampu menghasilkan produk-produk unggulan yang laku dipasaran.”

Mohon doanya agar program ini berjalan lancar dan menjadi wasilah kemandirian ekonomi bagi para pejuang keluarga di Batam.

#DSNIAmanah #BankIndonesia #BIKepri #UMKMJQS #OlahanIkan #EkonomiInklusif #ZakatUntukPemberdayaan #Batam

 

Artikel Terkait