LAWATAN DIREKTUR PEMBERDAYAAN ZAKAT & WAKAF KEMENAG RI KEPADA LEMBAGA AMIL ZAKAT (LAZ) DSNI Amanah

Menjadi sebuah kebanggaan tentunya bagi LAZ DSNI Amanah yang mendapatkan perhatian khusus dari Prof. Dr. Waryono Abdul Ghofur, S.Ag., M.Ag. selaku Direktur Pemberdayaan Zakat & Wakaf Kemenag RI. Tepatnya hari Jum’at dini hari, 23 Januari 2026, direktur LAZ DSNI Amanah, Siswanto, SE. mendapatkan khabar bahwasanya Prof. Waryono (sapaan akrab pejabat Kemenag RI) berkenan singgah ke masjid Nurul Islam untuk berdiskusi dengan segenap pengurus DSNI Amanah dan juga Yayasan Nurul Islam Group Batam.

Alhamdulillah, segala niatan yang baik Alloh berikan kemudahan. Sabtu pagi setelah matahari mulai beranjak dari tidurnya, Prof. Waryono beserta rombongan bertolak dari hotel Harmoni One Batam Center menuju masjid Nurul Islam Kawasan Indutustri Batamindo. Kehadiran beliau disambut langsung oleh Bapak Ir. Moch. Arief selaku ketua yayasan Nurul Islam Group Batam, dan Ust. A. Saiful Ulum, S.Sos.I selaku ketua yayasan DSNI Amanah berserta jajaran manajemen Nurul Islam Group lainnya, seperti Ustadz Imam Mutowali dan Ustadz Abdul Rouf.
Dalam kata sambutannya, Bapak Moch. Arief menyampaikan sangat berbangga diri mendapatkan kesempatan kunjungan Prof. Waryono berserta rombongan dari Kementrian Agama RI dan juga Kantor Wilayah Prof. Kepulauan Riau. Di sela-sela sambutannya Pak Arief menyampaikan respect positif atas kehadiran Prof. Waryono sebagai salah satu pejabat Kemenag RI karena sudah berhasil menggairahkan kembali spirit pemberdayaan ummat melalui zakat dan wakaf. Hal tersebut dibuktikan dengan terbitnya PMA nomor 19 tahun 2024 yang mengatur tata kelola Lembaga Amil Zakat (LAZ)
Masih menurut Pak Arief mewakili para pegiat zakat, khususnya di kota Batam, terbitnya PMA nomor 19 tahun 2024 adalah angin segar dan kemudahan, khususnya bagi LAZ. Dan harapan selanjutnya adalah lebih terbangunnya sinergi pemberdayaan masyarakat yang digawangi oleh LAZ dan BAZNAS
Pak Arief selaku ketua Yayasan Nurul Islam Group juga menyampaikan bahwasanya, melalui KSPPS BMT Nurul Islam, Nazhir Wakaf Nurul Islam adalah salah satu LKSPWU (Lembaga Keuangan Syariah Pengelola Wakaf Uang) di kota Batam yang terdaftat di Badan Wakaf Indonesia. Tidak hanya itu, Pak Arief juga menyampaikan bahwasanya untuk saat ini beliau adalah satu-satu Asesor Wakaf di Kepulauan Riau
Tidak kalah lugas dan dinamis, Prof. Waryono juga menyapa seluruh manajemen LAZ DSNI Amanah, terkhusus ketua Yayasan, yakni Ust. Saiful, karena berasal dari satu almamater yang sama. Saat Prof. Waryono mengajar di Fakultas Fakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Saiful Ulum adalah salah satu mahasiswanya
Sebagai ragulator atau pembuat regulasi/peraturan, sudah semestinya setiap pejabat pemerintah membuat regulasi yang mendatangkan kemaslahatan yang seluas-luasnya bagi maayarakat, apalagi konteks yang dimaksudkan adalah pemberdayaan zakat dan wakaf. Tingkat kemiskinan yang masih mendera bangsa ini harus bisa dientaskan melalui program pemberdayaan, yang itu semua bisa dilaksanakan oleh setiap individu masyarakat dan tentunya pemerintah
Kementrian Agama selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat melalui sinergi program bersama LAZ dan BAZNAS. Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan ataupun BAZNAS bisa menjadikan progam pemberdayaan kementrian agama sebagai upaya nyata untuk pengentasan kemiskinan bersama-sama dengan Kantor Urusan Agam (KUA) setempat. Seperti misalnya program Desa Zakat, lanjut Prof. Waryono
Selanjutnya Bapak Muhibuddin, S.Fil., M.E. selaku Kasubdit Bina Kelembagaan Zakat dan Wakaf pada Ditjen Zakat & Wakaf Kementrian Agamra RI, atau yang lebih akrab dipanggil Pak Muhib ikut memambahkan perihal potensi dan peluang LAZ dan BAZNAS ikut berkolaborasi dengan pemerintah dalam hal ini kementrian agama, dan juga seluruh stake holder dan mitra program demi mewujudkan cita-cita mulia. Bayangkan, aeandainya satiap tahunnya baik LAZ maupun BAZNAS bisa melahirkan satu Desa Zakat, maka tentu setiap tahunnya akan bertambah klaster-klaster masyarakat yang tumbuh dan menjadi berdaya dengan interfensi program pemberdayaan yang bersumber dari dana zakat dan infaq, termasuk juga wakaf
Pertemuan sederhana yang sangat hangat dan inspiratif tersebut, selanjutnya harus berakhir karna Prof. Waryono beserta rombongan juga masih banyak agenda yang harus diselesaikan. Di sela-sela foto bersama, Prof. Waryono mengapresiasi program ATM Beras yang digeluti oleh LAZ DSNI Amanah. Pedan beliau Ini harus terus dilanjutkan dan bernilai pemberdayaan karena menjadi usaha menjaga ketahanan pangan
Hadir juga dalam lawatan tersebut Bapak Mursal, S.Ag. selaku Kasi Pemberdayaan Zakat & Wakaf Kanwil Prof. Kepulauan Riau.
Redaktur ;
A. Saiful Ulum, S.Sos.I