PENDAMPINGAN USAHA BERSAMA BANK INDONESIA

Kelompok subsisten yang merupakan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang akan kita dampingi dalam pengelolaan usahanya untuk menciptakan pelaku usaha baru yang berdaya, dengan tujuan mendukung pertumbuhan ekonomi melalui penguatan konsumsi rumah tangga. Tujuannya adalah mengembangkan akses keuangan, memperkuat kapasitas usaha, dan meningkatkan kelembagaan kelompok subsisten secara bertahap.

Bank Indonesia dalam program pemberdayaan Pengembangan Kelompok Subsisten mempercayakan DSNI Amanah untuk menjadi pendamping bagi kelopok sasaran yaitu UMKM JQS sagulung. Peran pendamping dalam hal ini merupakan salah satu pihak kunci dalam keberhasilan program yang merupakan lembaga sevisi untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat khususnya berpenghasilan rendah.
Kelompok UMKM JQS terpilih menjadi kelompok binaan dalam program subsistence Tahun 2025, dan Dsni Amanah diminta kembali dari KPW Bi Kepri untuk bisa mendampingi mereka agar bisa maju dan berkembang, terdiri dari 25 orang dalam kelompok tersebut yang akan kita bina dan dampingi.
Bank Indonesia bersama Dsni Amanah Batam merupkan pihak yang secara rutin memantau perkembangan ibu-ibu kelompok UMKM JQS yang bergerak di bidang olahaan Ikan (seperti Krupuk, Pek empek dan bakso) usaha bersama mereka. Setidaknya terdapat 4 indikator keberhasilan dalam program ini yaitu (i) Pengelolaan Keuangan Keluarga, (ii) Pengelolaan Keuangan Usaha, (iii) Pengembangan Usaha, dan (iv) Penguatan Kelembagaan
Dengan hadirnya program ini harapanya membantu kelompok subsisten yang memiliki rintisan usaha agar berkembang menjadi usaha mikro yang prospektif dan dapat naik kelas mencapai kemandirian ekonomi dan mengubah taraf hidup mereka lebih sejahtera
Gabung bersama kami luaskan rezeki dengan berbagi, kebaikan yang sahabat hadirkan telah menumbuhkan harapan dan menghadirkan kemandirian.
Mari terus wujudkan masyarakat yang sejahtera dengan kemandirian